MINUT – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Utara terus menunjukkan komitmen mencerdaskan generasi muda dalam demokrasi di Bumi Tonsea.
Terbukti Kamis (31/7/2025), KPU Minut menyambangi SMA Negeri 1 Guru Lombok menggelar kegiatan Sosialisasi Pendidikan Kepemiluan kepada para siswa sebagai pemilih potensial dan pemula.
Kegiatan edukatif ini terlaksana berkat kerja sama KPU dengan pihak sekolah, yang disambut langsung oleh Kepala SMA Negeri 1 Guru Lombok, Dr. Florensia E.A. Rembet, M.Pd.
Dalam sambutannya Rembet menyatakan apresiasi atas inisiatif KPU Minut yang turun langsung ke sekolah dalam memberikan pendidikan demokrasi.
“Kami menyambut baik kegiatan ini. Pendidikan kepemiluan sangat penting diperkenalkan sejak dini agar siswa memiliki kesadaran politik,” ujar Rembet.
Sementara Ketua KPU Minut Hendra Lumanauw, menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak sekolah atas ruang yang diberikan bagi KPU untuk melaksanakan tugas edukasi demokrasi kepada pemilih muda.
“Kami sangat berterima kasih kepada pihak sekolah. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami sebagai penyelenggara pemilu untuk terus mengedukasi masyarakat, termasuk pemilih pemula, agar siap menjadi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab,” ujar Lumanauw.
Ia juga menegaskan bahwa kerja KPU adalah kerja sepanjang waktu untuk memastikan semua tahapan pemilu berjalan baik dan hak pilih masyarakat dapat terpenuhi dengan adil dan transparan.
Ditambahkan Kadiv Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Risky A. Pogaga dalam materinya menekankan pentingnya pengenalan proses demokrasi sejak dini, khususnya kepada siswa-siswi yang saat ini berada di kelas 10 dan 11.
“Pada tahun 2029 nanti, kalian sudah berusia 17 tahun dan memiliki hak memilih. Maka penting untuk memahami proses demokrasi mulai sekarang karena pemilu adalah momentum penting dalam menentukan arah masa depan bangsa, dan setiap suara pemilih sangat berarti,” jelas Pogaga.
Selanjutnya, Kadiv Teknis Penyelenggaraan Pemilu Ibnu M. Dali memberikan pemaparan terkait peran penting Pemilu dalam menegakkan kedaulatan rakyat.
Ia menekankan bahwa Pemilu adalah fondasi dari demokrasi, dan KPU sebagai penyelenggara bertugas memastikan seluruh proses berjalan transparan, adil, dan akuntabel.
“Seperti OSIS di sekolah yang memiliki peran eksekutif dan legislatif, sistem demokrasi juga membutuhkan pengawasan dan aturan agar berjalan sesuai tujuan bersama,” ujarnya sembari berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat kritis, kesadaran politik, dan kesiapan generasi muda untuk menjadi pemilih yang melek demokrasi dan tidak apatis.
Hadir sebagai narasumber, Ketua KPU Minahasa Utara Hendra S. Lumanauw, Kadiv Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Risky A. Pogaga, serta Kadiv Teknis Penyelenggaraan Ibnu M. Dali. Turut hadir pula Kadiv Hukum dan Pengawasan Hedriyanto K. Jacob, Kadiv Perencanaan, Data dan Informasi Ireine Buyung, bersama jajaran Sekretariat KPU Minut.
(David)