MINUT – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) resmi memulai tahapan seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten tahun 2026. Acara pembukaan ini dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Umbase Mayuntu, S.Sos, M.Si, mewakili Bupati Minahasa Utara di Pendopo Pemkab Minut, Rabu (15/04/2026).
Turut mendampingi dalam pembukaan tersebut, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Stevi Watupongoh, SIP, dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Sammy Ch. Rompis, AP, S.Sos.
Dalam laporannya, Kaban Kesbangpol Sammy Rompis menekankan bahwa seleksi ini bukan sekadar baris-berbaris, melainkan wadah penting bagi kaderisasi calon pemimpin bangsa.
“Tujuannya adalah membentuk putra-putri daerah yang memiliki karakter Pancasila dan rasa cinta tanah air yang kuat, untuk mengemban tugas mulia mengibarkan duplikat bendera pusaka pada peringatan HUT RI ke-81 nanti,” terang Sammy.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, proses pendaftaran kini dilakukan secara mandiri dan digital melalui aplikasi/website resmi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) untuk memastikan akuntabilitas data.
“Tercatat sebanyak 110 siswa mendaftar secara daring. Setelah melalui verifikasi ketat, 74 peserta dari 14 SLTA se-Minahasa Utara dinyatakan lulus seleksi administrasi. Namun, pada pembukaan hari ini, sebanyak 70 peserta (25 Putra dan 45 Putri) hadir untuk mengikuti tahapan tes perdana,” ujarnya.
Sementara Itu, Asisten I Pemkab Minut, Umbase Mayuntu dalam sambutannya memberikan peringatan keras terkait objektivitas penilaian. Ia menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan secara transparan dan hasilnya dapat diakses langsung oleh peserta melalui portal BPIP.
“Kelulusan murni hasil usaha, kesiapan, dan kemampuan masing-masing peserta. Tidak ada titipan, ” tegas Umbase.
Ia juga berpesan kepada tim seleksi yang melibatkan unsur Pemda, TNI/POLRI, DPPI, tenaga kesehatan, hingga akademisi agar bekerja secara profesional. Kegiatan pembukaan ini ditutup dengan tertib, merepresentasikan disiplin tinggi yang menjadi nilai utama seorang Paskibraka Duta Pancasila.
Adapun rangkaian tes yang akan dilalui meliputi:
Hari Pertama: Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensi Umum (TIU).
Tahap Selanjutnya: Tes Kesehatan, Parade, Peraturan Baris Berbaris (PBB), Kesamaptaan, hingga Wawancara.
Diketahui, pemerintah kabupaten minahasa utara hanya akan menjaring 34 peserta terbaik, yang terdiri dari 17 putra dan 17 putri.
(***)



