Home Nasional Hadiri AOE 2026, Sekjen Apkasi Joune Ganda Dorong E-Katalog Versi 6 Perkuat...

Hadiri AOE 2026, Sekjen Apkasi Joune Ganda Dorong E-Katalog Versi 6 Perkuat UMKM Lokal

0
154

JAKARTA— Hadiri Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 di Jakarta, Sekretaris Jenderal Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Dr Joune J.E. Ganda SE, MAP, MM, MSi, menyoroti pentingnya transformasi digital dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah daerah.

Ditegaskan Bupati Joune Ganda bahwa penerapan E-Katalog Versi 6 jangan hanya berhenti sebagai formalitas prosedural, namun sistem pengadaan berbasis digital itu harus mampu memberikan kemudahan, mempercepat proses belanja pemerintah, sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi produk lokal dan pelaku UMKM di daerah.

“Pengadaan barang dan jasa adalah instrumen kebijakan yang sangat strategis. Melalui belanja daerah, baik penyerapan anggaran fisik maupun nonfisik, kita dapat membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha di daerah, menyerap tenaga kerja, serta memperkuat rantai pasok Produk Dalam Negeri (PDN),” tegas JG disela membuka forum edukasi dan simulasi teknis E-Katalog Versi 6 yang digelar Apkasi bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) di sela-sela AOE, Kamis (27/8/2026).

Bupati juga mengkritisi bahwa efektivitas sistem digital terbaru buatan LKPP harus diukur dari dampak praktis di lapangan. Integrasi teknologi E-Katalog Versi 6 dituntut mampu memotong rantai birokrasi yang berbelit tanpa mengorbankan prinsip akuntabilitas.

“Fokus utama yang harus dijawab adalah sejauh mana platform E-Katalog Versi 6 ini betul-betul menghadirkan kemudahan akses, efisiensi waktu, serta transparansi baik bagi instansi pemerintah kabupaten maupun mitra penyedia barang dan jasa,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pasar Digital Pengadaan LKPP, Yuke Eka Putri, memaparkan pembaruan fitur teknis sekaligus memandu simulasi penggunaan platform E-Katalog Versi 6 kepada para pengelola pengadaan daerah dan pelaku usaha yang hadir.

Melalui sinergi ini, Apkasi mendorong terciptanya pemetaan kebutuhan (matching process) yang presisi antara komoditas unggulan daerah seperti sektor pertanian, perikanan, pariwisata, hingga industri kreatif dengan mekanisme belanja berbasis digital. Langkah tersebut dinilai krusial agar potensi ekonomi daerah dapat terserap optimal dalam ekosistem pengadaan barang dan jasa nasional.

(David)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here