Beranda Manado Dari Polda Sulut ke Mabes Polri, Roycke Langie Dipercaya Jadi Astamaops Kapolri

Dari Polda Sulut ke Mabes Polri, Roycke Langie Dipercaya Jadi Astamaops Kapolri

3
0

MINUT— Putra asli Sulawesi Utara, Irjen Pol Roycke Harry Langie, resmi menapaki jabatan strategis di tingkat Mabes Polri.

Mantan Kapolda Sulut itu dilantik Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri), dalam upacara yang digelar di Gedung Rupattama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026).

Pelantikan tersebut menandai babak baru dalam perjalanan karier putra asli Desa Pakuweru, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, itu di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Sebelumnya, Roycke dipercaya memimpin Polda Sulawesi Utara selama 1 tahun 11 bulan 5 hari. Promosi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/877/VIII/Kep/2026 tertanggal 30 Agustus 2026.

Sebelum meninggalkan Sulawesi Utara untuk menjalankan tugas barunya di Mabes Polri, Roycke memimpin apel pagi terakhir bersama jajaran Polda Sulut pada Selasa (1/9/2026).

Apel tersebut berlangsung di Lapangan Presisi Mapolda Sulut dan dihadiri Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono, para Pejabat Utama Polda Sulut, Kapolresta Manado, para Kapolres jajaran serta seluruh personel.

Dalam kesempatan itu, Roycke menyampaikan pesan terakhirnya kepada seluruh personel Polda Sulut.

“Kalau dilihat dari kurikulum hari, saya mungkin apel pagi terakhir dengan teman-teman semua di sini. Terhitung secara kurikulum, saya bertugas 1 tahun 11 bulan 5 hari,” kata Roycke.

Ia kemudian menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Polda Sulut yang telah bekerja bersama selama dirinya menjabat sebagai Kapolda.

Jenderal Bintang Dua itu menilai berbagai capaian yang telah dilakukan selama hampir dua tahun tersebut tidak terlepas dari kekompakan seluruh jajaran.

“Saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh anggota. Karena melalui kebersamaan, ada tiga hal yang perlu kita maknai, kita telah bekerja bersama, kita telah berjuang bersama, dan kita telah bercita-cita bersama,” ujarnya.

Meski kini harus meninggalkan Polda Sulut, Roycke meminta seluruh personel tetap menjaga kekompakan dan keharmonisan.

Ia menegaskan, hubungan yang telah terjalin selama dirinya bertugas di Sulawesi Utara tidak boleh berhenti hanya karena perpindahan jabatan.

“Tetap jaga kebersamaan, tetap jaga kekompakan. Tidak ada kesuksesan tanpa kebersamaan dan silaturahmi,” tegasnya.

Roycke juga berpesan kepada jajaran Polda Sulut untuk terus menjaga nama baik dan martabat institusi Polri.

“Mari kita pertahankan harga diri dan martabat institusi, serta terus memberikan yang terbaik untuk kemajuan Polri,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Roycke juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh personel apabila selama memimpin Polda Sulut terdapat kesalahan maupun kekurangan.

Ia sekaligus meminta doa dan dukungan agar dapat menjalankan amanah baru sebagai Astamaops Kapolri dengan baik.

Kini, tugas Roycke tidak lagi hanya berkaitan dengan wilayah Sulawesi Utara, namun sebagai Astamaops Kapolri, ia mendapat kepercayaan mengemban tugas strategis di tingkat Mabes Polri.

(***)

Artikulli paraprakAkses Warga Kembali Terbuka, Hukum Tua Kokoleh Satu Apresiasi Sinergi TNI dan Pemkab Minut Bangun Jembatan Kamanga
Portal berita online yang didedikasikan untuk memberikan informasi terkini seputar Kota Manado dan wilayah Sulawesi Utara. Dengan komitmen untuk menjadi sumber informasi terpercaya, Terasulut hadir untuk menghubungkan masyarakat Manado dengan berita-berita lokal, nasional, dan internasional yang relevan dan berpengaruh.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini