Beranda Minut Hasil Konfercab Diterima DPP PIKI, Benyamin Patondok Minta Pengurus Minut Libatkan Lintas...

Hasil Konfercab Diterima DPP PIKI, Benyamin Patondok Minta Pengurus Minut Libatkan Lintas Profesi

3
0

MINUT— Kepengurusan DPC Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Minahasa Utara didorong untuk segera dibentuk dengan melibatkan 10 unsur profesi dan keahlian.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PIKI Benyamin Patondok usai menerima hasil pelaksanan Konfercab II DPC PIKI Minut periode 2026–2031 yang diserahkan langsung oleh Ketua PIKi Sulut Ir. mourits Mantiri, di Jakarta, Rabu (29/9/2026).

Dimana dalam konfercab 11 September 2026 lalu Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P. terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC PIKI Minahasa Utara periode 2026–2031. Ia didampingi Selfran Wungouw, S.E. sebagai sekretaris.

Benyamin Patondok menegaskan kepengurusan diambil dari unsur akademisi, rohaniawan, pengusaha, birokrat eksekutif, legislatif, seniman, olahragawan, aktivis, profesional, dan pensiunan agar ada keberagaman latar belakang.

” keberagaman latar belakang diperlukan agar organisasi memiliki perspektif yang lebih luas dalam melihat berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat,” ujar Patondok.

Dijelaskannya dengan keterlibatan akademisi, misalnya, PIKI dapat memperkuat kajian dan pemikiran berbasis pengetahuan.

Lanjut dia, sementara unsur rohaniawan dapat memberikan perspektif nilai dan etika. Adapun pengusaha, birokrat, profesional, aktivis, seniman, serta unsur lainnya diharapkan membawa pengalaman praktis sesuai bidang masing-masing.

Komposisi tersebut juga diharapkan membuat PIKI tidak hanya menjadi organisasi yang aktif dalam kegiatan internal, tetapi mampu memberikan gagasan dan solusi terhadap berbagai persoalan sosial, ekonomi, pemerintahan, pendidikan, serta pembangunan.

“Pengurus PIKI harus berpikir kritis dan mampu memberikan solusi bagi kemajuan bangsa kita,” tegas Benyamin.

Ia berharap kepengurusan DPC PIKI Minahasa Utara yang baru dapat segera dibentuk dan menjalankan program organisasi dengan mengedepankan pemikiran kritis, kontribusi nyata, serta kepentingan masyarakat.

Bagi PIKI, kata Benyamin, keberadaan kaum intelektual tidak cukup hanya dengan menyampaikan kritik. Pemikiran kritis perlu diikuti kemampuan menawarkan gagasan dan solusi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan kemajuan bangsa.

(***)

Artikulli paraprakCSR Pendidikan PT. MCL Menyasar 84 Siswa dari Lima Sekolah di Kecamatan Kema
Portal berita online yang didedikasikan untuk memberikan informasi terkini seputar Kota Manado dan wilayah Sulawesi Utara. Dengan komitmen untuk menjadi sumber informasi terpercaya, Terasulut hadir untuk menghubungkan masyarakat Manado dengan berita-berita lokal, nasional, dan internasional yang relevan dan berpengaruh.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini